Minggu, 15 Januari 2017

Merline Broto

Super Oksida Dismutase (SOD)

Super Oksida Dismutase biasa di singkat "SOD" merupakan antioksidan yang berupa enzim, diproduksi oleh tubuh dan bekerja dengan enzim lain yaitu glutathione dan katalase. Enzim SOD bekerjanya sangat dipengaruhi oleh pendukungnya yaitu tembaga, seng dan mangan yang banyak terdapat dalam tanaman. Tembaga banyak terdapat dalam padi-padian dan kacang-kacangan sedangkan seng pada daging, kuning telur, susu dan juga kacang polong.


Enzim Super Oksida Dismutase (SOD) mengkatalisis konversi O2.(–) menjadi H2O2 dan O2. Di dalam tanaman enzim SOD bekerja sama dengan katalase untuk mencegah kerusakan lemak dalam membran sel. Di dalam sel-sel tubuh manusia SOD sangat berperan aktif dalam menangkal serangan radikal Superoksid O−2.[2].

Banyak sekali sumber antioksidan alami yang mengandung enzim Super Oksida Dismutase (SOD). Bahan alami tersebut dapat berasal dari sayuran, buah, rempah-rempah yang dapat diperoleh dengan mudah. Daun-daunan yang memiliki SOD tinggi antara lain bayam, lidah buaya, brokoli, kol, kubis, kangkung, buncis, daun salam, seledri, daun sambiloto, daun kelor dan buah-buahan antara lain buah mengkudu, jambu biji, dsb.

Spirulina adalah nutrisi penting pembersih darah yang  kuat karena merupakan sumber yang kaya klorofil. Spirulina berisi sekitar sepuluh kali jumlah klorofil dalam sayuran hijau per volume. Klorofil membantu membangun sel-sel darah merah dalam tubuh dan memberikan bentuk yang mudah diserap dari magnesium. Kombinasi ini membantu oksigenat aliran darah dan menghilangkan racun organik.

Spirulina sangat kaya akan karotenoid anti-oksidan. Memiliki 10 kali jumlah beta karoten (suatu bentuk vitamin A) jika dibandingkan dengan wortel pada jumlah berat yang sama . Spirulina juga sarat dengan zeaxanthin dan lutein. Antioksidan ini sangat penting untuk penglihatan yang baik dan kesehatan mata secara keseluruhan.

Spirulina mengandung polisakarida yang bertindak untuk meningkatkan produktivitas fungsional dari sumsum tulang, timus dan limpa sel. Phycocyanin dan allophycocyanin, yang membantu untuk membentuk warna biru dalam spirulina (bersama dengan anthocyanin), telah terbukti meningkatkan jumlah sel darah putih.

Kandungan SOD dalam Spirulina

Spirulina juga sumber terbaik dunia dari anti-oksidan superoksida dismutase (SOD). Molekul superoksida adalah salah satu yang paling jaringan zat merusak dalam tubuh. SOD adalah adaptasi biologis khusus dirancang untuk menghancurkan radikal superoksida dan untuk melindungi terhadap kerusakan jaringan berikutnya. pembentukan superoksida dismutase tidak memadai menyebabkan penuaan dipercepat dan degenerasi jaringan.

Spirulina pacifica mengandung Antioksidan seperti Selenium, Vitamin E, enzyme SOD yang dapat memperkecil resiko kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Phytonutrien dalam Spirulina (betakaroten,klorofil, xanthofil, phyocianin) merupakan anti kaner alami.

Kombinasi SOD dan karotenoid dalam spirulina membuatnya sangat baik untuk perawatan kulit. Sungguh luar biasa untuk meningkatkan bintik-bintik penuaan, eksim, jerawat, & ruam. Kombinasi ini juga secara dramatis meningkatkan kesehatan mata. Individu dengan glaukoma, katarak, & penglihatan yang kurang sangat disarankan untuk mengkonsumsi spirulina teratur.

Merline Broto

About Merline Broto -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :